Tips Renovasi Interior menarik dan Minimalis

Interior Via: graphicstock.com

Interior termasuk juga kamar pribadi merupakan ruangan privasi dimana Kita akan banyak menghabiskan waktu untuk beristirahat, membaca, dan bercengkrama dengan hobi rumahan yang bisa dilakukan. Terkadang ada waktu dimana desain interor perlu di tata ulang, tidak perlu banyak tapi cukup dengan melakukan ubahan minimalis agar bisa menggugah mood yang baru. Berbagai hal seperti furniture, warna dinding, meja, rak buku, wardrobe bisa dijadikan sarana yang bisa Kita pertimbangkan untuk dilakukan ubahan. Tentunya dengan mempertimbangkan pengeluaran budget yang ada. Artikel membahas beberapa tips dalam melakukan “renovasi” desain interior bernuansa yang minimalis dan mengusung konsep yang sederhana.

 

Warna netral untuk Dinding

Warna netral selain sejuk dipandang juga memberikan kesan luas pada ruangan Kita. Warna netral beberapa diantatanya yaitu warna putih, warna-warna pastel, grey, cyan, dan Light Magenta.Gunakan salah satu dari warna tersebut untuk dijadikan sebagai warna dominan.

Penggunaan wallpaper bisa dilakukan untuk memberikan dekorasi disamping warna solid yang sudah ada, pilih kombinasi warna furniture dan wardrobe yang kontras dengan warna dasar dinding agar mendapat hasil yang maksimal. Selain wallpaper yang dipasang didinding untuk menambah corak ruangan, perlu juga ditambahkan dekorasi tambahan yang dirasa perlu.

 

Penempatan Cermin

Pantulan cermin berukuran agak besar yang terpampang diruangan menjadikan ruangan terkesan tambah luas, hal ini karena refleksi yang dipantulkan cermin  secara tidak langsung menggambarkan luas ruangan. Penempatan cermin yang tepat yang merefeleksikan sudut ruangan atau bagian yang dirasa perlu, perlu dilakukan.

 

Penempatan Tempat Tidur

Untuk ruangan minimalis, sebaiknya perlu pertimbangan matang untuk menggunakan wardrobe atau furniture, terutama tempat tidur. Jangan gunakan tempat tidur yang terlalu besar agar perabot lain seperti lemari dan rak buku bisa fit didalam ruangan. Selain itu juga kesan sesak akan didapat. Pilihlah tempat tidur yang tidak terlalu besar, dan usahakan ada jarak yang cukup antar tiap sisi tempat tidur, meja berukuran kecil misalnya, bisa saja Kita itempatkan disamping tempat tidur untuk menaruh alarm, buku,kacamata dan jam tangan.

Pemilihan tempat tidur yang polos menjadi pilihan yang tepat, kemudian pada bagian headcover (bagian palang tempat tidur yang menyanggah ke dinding) bisa divariasikan dengan memberikan dekorasi jika dibutuhkan.

 

Pencahayaan yang Baik

Pencahayaan merupaka aspek yang perlu dipertimbangkan, karena baik tidaknya pencahayaan sangat menentukan kualitas desain Interior yang dibuat. Pencahayaan yang terlalu terang bisa menyebabkan lelah mata dan pencahayaan yang redup pun demikian. Pencahayaan yang baik ditentukan dari penempatan sumber cahaya, kesesuaian jenis Lampu untuk pencahayaan yang digunakan, dan intensitas cahaya yang digunakan.

 

Penggunaan Pintu Geser

Pintu ruangan dengan model geser mamp menciptakan kesal luas pada ruangan hal ini karena penempatannya yang tidak memakan tempat, dan dipasang tepat disamping dimping. Penggunaan pintu geser ini menjadikan kamar tampak lebih luas.

 

Maksimalkan tiap sudut ruangan

Sudut-sudut ruangan bisa dimanfaatkan untuk menyimpan dekorasi yang bisa dipajang. Penggunaan rak gantung ¼” lingkaran bisa ditempel di tiap sudut ruangan untuk meletakkan vas bunga, buku, dan dekorasi ruangan tambahan.

 

Kesimpulan

Kualitas desain Interior ditentukan dari berbagai faktor diantara nya Komposisi warna, bentuk, layout, dan masih banyak lagi. Untuk itu agar mendapatkan kualitas desain Interior terbaik perlu melakukan perencanaan yang baik dan pastikan konsep yang digunakan ada kesesuaikan dan tidak lupa pertimbangkan budget.

 

Teks : Mareta Putri / Maudijual.com

Leave a Reply