Tips Perawatan Sepeda Motor

Motocycle Via: graphicstock.com

Perawatan sepeda motor menjadi hal yang penting untuk dilakukan karena perawatan dibutuhkan untuk menjaga komponen mesin agar tetap awet terjaga, bekerja optimal dan menjaga agartidak terjadi kerusakan atau keausan semisal gesekan antar komponen. Di artikel ini Kita akan membahas tentang tips perawatan sepeda motor.

 

Panaskan mesin sebelum digunakan

Semua komponen apapun, perlu pemanasan sebelum dijalankan, terutama movable-parts seperti gear, piston, dan tensioner. Pemanasan disini berarti menyalakan dan mendiamkan mesin untuk beberapa saat saja, biasanya untuk sepeda motor cukup 3-5 menit saja. Adapun tujuan memanaskan motor adalah agar oli bersirkulasi dengan baik keseluruh part mesin, agar sirkulasi oli menjadi maksimal. Kebiasaan tidak memanaskan motor saat akan digunakaan akan berdampak buruk pada blok mesin yang ada yang disebabkan oli tidak bersirkulasi dengan baik mengakibatkan potensi terjadinya gesekan antar part mesin karena kurangnya pelumasan yang baik saat mesin beroperasional.

Menggunakan gas secara konstan

konstan disini berarti stabil, maksudnya adalah melakukan bukaan-tutup grip gas dengan stabil, tidak menghentak dan Tiba-tiba. Perputaran grip gas yang tidak stabil dan cenderung diplintir secara Tiba-tiba lambat laun akan menimbulkan masalah pada mesin terutama part yang mempunyai timing latency yang konstan. Dimana pergerannya stabil dipaksa untuk bekerja secara spontan. Selain itu, penggunaan grip gas yang stabil juga menghemat bensin, karena putaran dan pasokan bensin yang masuk karburator tidak ada yang terbuang percuma.

Pengecekan Ketegangan dan Pelumasan Rantai

Rantai merupakan moving-part dari sepeda motor yang terus melakukan perputaran secara kontinue. Oleh karena itu penting untuk secara rutin melakukan pengecekan terhadap ketegangan rantai motor, apakah perlu disetel. Jika dirasa renggang maka lakukan pengencangan rantai dengan menyetel mur as yang ada. Penanganan yang telat terhadap ketegangan rantai jika dibiarkan bisa berakibat fatal sampai putusnya rantai pada saat sedang berkendara. Jangan lupa untuk selalu rutin melumasi rantai agar tidak kering.

Penggantian Rutin Oli Mesin

Oli mesin merupakan liquid yang berfungsi melumasi mesin agar tidak bergesekan. Oli mesin mempunyai masa pakai yang jika sudah habis masa pakai dengan tanda warna menghitam maka fungsi pelumasan sudah tidak elastis lagi dan tentu tidak akan memberikan proteksi yang maksimal terhadap gesekan antar gblok mesin. Penggantian oli ini dilakukan dengan rentang waktu tertentu dengan berpatokan pada KM spidometer atau waktu yang sudah dilampaui. Cek manual untuk memastikan pada tiap berapa KM penggantian oli mesin perlu dilakukan.

Cek kondisi Aki dan Busi

Kedua komponen ini merupakan part yang vital, meskipun keberadaannya diluar blok mesin. Akan tetapi kerusakan pada salah satu part tersebut menyebabkan kesulitan pengoperasian berkendara dimana secara keseluruhan part motor bergantung pada pirantitersebut. Pengisian kembali aki dan penggantian busi perlu dilakukan secara rutin dan kontinue, preventive maintenance perlu dilakukan pada komponen tersebut.

Pembersihan Karburator

Karburator merupakan piranti yang vital pada sepeda motor, fungsinya untuk memasok kebutuhan bensin dan udara untuk kemudian diteruskan ke blok piston dalam bentuk kompressi. Karburator yang kotor atau berkerak tentu akan mengurangi performa berkendara dan cenderung “loyo” atau tidak bertenaga.

Kesimpulan

Perawatan sepeda motor merupakan pengetahuan yang penting untuk Kita ketahui agar sepedamotor Kita tetap bekerja dengan optimal dan menghindari kerusakan pada spare parts sepeda motor Kita.

Teks : Mareta Putri / Maudijual.com

Leave a Reply