Jenis-jenis Plafon Gypsum

Ada beberap jenis Gypsum yang beredar dipasaran, Masing-masing memiliki karakter, dan berbagai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Dan penggunaan maupun list profilenya pun makin hari makin bertambah banyak. Dengan tekstur yang halus dan keindahan estetikanya menjadikan Gypsum ini banyak diminati banyak kalangan.

Adapun kelebihan plafon Gypsum sendiri, adalah awet dalam penggunaan, tekstur nya yang halus, rapih. Umumnya gypsum digunakan dalam pembuatan Langit-langit Interior. Selain itu juga berbagai kelebhan yang dimliki Gypsum mampu memberikan kemudahan dalam berbagai penerapan gypsum di berbagai bidang.

 

Berdasarkan Berdasarkan Penggunaan. Gypsum secara garis besar dibagi menjadi 3 macam :

  1. Gypsum Waterproof

Gypsum jenis ini biasa digunakan untuk penggunaan bidang Ubin, karena sifatnya yang tahan terhadap air.

Adapun zat yang menjadikannya bersifat tahan terhadap air adalah adanya zat berupa lilin (silikon) dalam material dasar penyusunnya. Karena jenis gypsum ini dirancang untuk penggunaan partisi atau ubin,maka gypsum ini bukanlah pilihan yang tepat sebagai plafon Langit-langit Interior. Gypsum jenis ini banyak dipasang diruangan dengan tingkat kelembapan tinggi seperti toilet, kamar mandi, dan-terkadang-untuk penggunaan di dapur.

  1. Gypsum Fireproof

Jenis gypsum ini merupakan gypsum yang tahan terhadap api, hal ini berkat kandungan material dasar nya berupa serat kaca yang disematkan pada saat proses produksinya sendiri. Gypsum jenis ini sangat cocok diaplikasikan pada area yang memiliki suhu intensitas tinggi dan cenderung panas, seperti dekat tunggu masak, tembok area outdoor, dinding dapur, dan perapian.

  1. Gypsum Soundproof

Jenis gypsum ini merupakan gypsum mampu meredam suara. Sehingga suara dari bilik gypsum ini mampu diredam, baik dari dalam maupun dari luar partisi gypsum. Selain itu juga gypsum ini cocok untuk mengatasi gaung dan gema. Gypsum ini dibuat dengan 2 panel gypsum yang disatukan menggunakan unsur polymer. Tidak sebagaimana gypsum jenis ketiga yang memiliki ketahanan api dan suhu tinggi, gypsum ini tidak cocok diaplikasi pada area yang memiliki iklim suhu yang tinggi.

  1. Gypsum Reguler

Gypsum reguler merupakan sebutan untuk gypsum yang dibungkus di dalam kertas. Gypsum ini biasanya digunakan sebagai penutup Langit-langit Interior, yang mana gypsum ini bisa dicat dan dipelitur. Pemasagannya relatif sederhana, dengan berbekal perekat (lem), paku / sekrup, dan alat yang diperlukan, gypsum ini sudah bisa langsung dipasang.

 

Berdasarkan Bentuk. Gypsum secara garis besar dibagi menjadi 3 macam :

  1. Gypsum Dessert 

Penamaan gypsum ini karena bentuknya yang miring kembang mekar. Bentuknya yang memiliki tekstur pasir berupa butiran atau tekstur kasar. Jenis gypsum ini umum ditemui diwilayah atau iklim berpasir dan gersang.

  1. Gypsum Alabaster

Gypsum alabaster merupakan gypsum yang berbentuk seperti Jaring-jaring serat yang halus. Warna dominasi putih memberikan kesan yang soft. Itu lah alasan mengapa gypsum jenis ini banyak digunakan untuk membuat dekorasi ornamen hias.

  1. Gypsum Selenit

Gypsum selenite merupakan gypsum yang berbentuk tipis. Ada beberapa varian gypsum selenite juga dilengkapi semacam kristal ganda dan kembar. Kekhususan  gypsum jenis Selenite adalah memiliki serabut lembut dengan butiran halus.

 

Kesimpulan

Itulah 6 jenis gypsum yang umum dipasaran saat ini, meski demikian ada beberapa jenis gypsum yang mungkin tidak tersedia di wilayah lain karena proses distribusi atau jumlah produksi yang memang tidak banyak dan dibatasi. Apapun gypsum pilihannya, semua disesuaikan dengan kebutuhan Masing-masing.

 

Mareta Putri / Maudijual.com

Leave a Reply