5 Tips Menata Ruang yang Penuh Barang

Menata Ruangan Via: Biarlaku.com

Memiliki kamar pribadi yang luas, apik, dan memiliki nilai estetika tentu sudah menjadi keinginan setiap orang, akan tetapi perlu diketahui bahwa nilai keindahan suatu interior itu juga dipengaruhi bukan hanya dari sisi desain dan dekorasinya semata, tata letak, dalam hal ini layout, turut pula menentukan hasil akhir dari suatu ruangan interior yang dinilai baik. Pada kenyataanya ruangan interior yang sudah Kita konsep dan realisasikan dengan matang sekalipun lambat-laun akan berkurang estetikanya seiring dengan banyaknya barang diruangan yang menumpuk dan kurang kontrol terhadap penataan barang baik itu barang koleksi atau pun barang berharga yang sengaja dibiarkan disimpan diruangan tanpa konsep penataan yang jelas dan terkendali. Untuk itulah di artikel kali ini akan dibahas mengenai apa saja hal yang perlu diperhatikan desain penataan ruangan diterapkan, yakni bagaimana mengatur dan meletakkan barang sesuai dengan fungsinya, dan juga mengontrol barang yang dirasa tidak perlu, agar bukan hanya didapatkan ruangan yang apik, tapi juga lega, dan membuat penghuninya betah Berlama-lama.

 

Pengelompokkan Barang

Pengelompokkan barang menjadi hal yang penting dimana barang diatur berdasarkan jenis dan ukurannya. Pengelompokkan barang dengan meletakkan Barang-barang sejenis di sudut atau area tertentu menjadi pilihan yang pastinya akan memudahkan dalam pencarian barang dikemudian hari.

Misalnya mengelompokkan Buku-buku menjadi satu jenjs yang sama, figura atau bingkai di jenis yang sama, dan atau benda antik menjadi satu jenis.2. Simpan Barang yang sudah tidak terpakai

Barang yang tidak terpakai sebaiknya disimpan di dus dan ditumpuk pada area tertentu disudut ruangan atau bisa juga disimpan di loteng jika memungkinkan. Pastikan untuk menutup rapat dus, atau mengisolasikan dus agar aman. Barang yang bisa disimpan di dus antara lain :  Buku, atk tak terpakai, bingkai atau figora tak terpakai, dan masih banyak lagi.

 

Beri Pengaman dan Labeli Dus

Untuk dus yang sudah diisi barang, pastikan untuk memberikan kapus barus atau pengaman didalam, agar lebih aman. Selain itu beri juga label di luar dus untuk memberi keterangan dus, untuk memudahkan pencarian barang.

 

Buang Dus yang sudah tidak terpakai

Dan dari sekian dus yang sudah diisi, disusun, disimpan, dan dilabeli. Dus yang berisi barang yang memang sudah Benar-benar tidak terpakai sebaiknya dibuang agar tidak memakan tempat. Pertimbangkan isi dari barang dan kegunaan kedepan, jika sudah tidak digunakan sebaiknya dibuang, tetapi jika dirasa masih ada kebutuhan mendatang, simpan didalam loteng.

 

Tentukan Media Penyimpanan yang Akan Digunakan

Barang-barang yang tak terpakai yang sudah akan disimpan, diperlukan media penyimpanan yang dapat digunakan, media penyimpanan  sendiri bisa berupa dus, lemari, rak ambalan, laci geser berbahan plastik yang didesain untuk menyimpan barang dan masih banyak lagi  Silahkan tentukan media apa yang akan digunakan sebagai tempat penyimpanan barang banyak jenisnya, Silahkan  sesuaikan media penyimpanan yang akan digunakan dengan berat barang dan banyaknya barang yang akan disimpan  Untuk barang yang berupa buku, biasanya bisa dengan mudah disimpan di dus, untuk Barang-barang kecil bisa disimpan di laci susu geser berbahan plastik.

 

Penggunaan Ruangan Khusus Penyimpanan Barang

Jika dirasa tidak memunginkan menyimpan barang di loteng karena tempat atau ketidaksediaan ruangan untuk menyimpan barang bisa gunakan. Untuk hal bisa menggunakan ruangan khusus untuk penyimpanan barang atau penyekatan area khusus di sudut ruangan sebagai tempat penyimpanan barang jika tidak memungkinkan penggunan ruangan khusus untuk penyimpanan barang.

 

Teks : Mareta Putri / Maudijual.com

Leave a Reply